Assalamu Alaikum, Selamat datang Saudaraku. Semoga BLOG ini bermanfaat dan harapan kami agar Anda sering datang berkunjung. Wassalam. ==> YAHYA AYYASY <==

Bahaya Memanjakan Anak

Koleksi pribadi Yahya Ayyasy ( Ilustrasi)
Pembaca setia. Ada satu hal yang hampir tidak disadari oleh para orang tua bahwa ternyata, kita terlalu berlebihan dalam memperlakukan anak. Berbagai keinginannya selalu dipenuhi, rengekannya selalu diikuti, setiap permasalahan yang dihadapi anak hampir selalu ditolong secara pragmatis, dll. Bahkan bila ada satu ketidaknyamanan sedikitpun pada diri anak, secepat kilat kita menangkisnya. 
Banyak dampak negatif yang akan muncul dari akibat terlalu memanjakan anak. Salah satunya, anak yang terlalu dmanjakan memiliki peluang besar untuk tampil sebagai pribadi yang penakut. Bahkan pada titik ekstrim, anak akan sangat bergantung pada orang lain dan tidak memiliki kepercayaan diri untuk sekadar menyatakan dirinya “mampu” berbuat sesuatu. Sehingga sangat wajar jika kemudian timbul beberapa perilaku yang yang sangat tidak diharapkan seperti;
  • Tidak mampu menyelesaikan masalah
  • Tidak memiliki second opinion
  • Egois
  • Semua keinginannya harus selalu terlayani dan terpenuhi
  • Harus selalu sempurna
  • Keras kepala
  • Emosi tidak stabil
  • Kurang peka terhadap kondisi atau permasalahan yang ada
  • Tidak percaya diri
  • Kurang mampu bergaul dengan baik
  • Penakut
Profil yang cukup dominan pada diri anak yang diakibatkan oleh pola asuh yang memanjakan adalah sifat PENAKUT. Dalam hal ini, takut salah, takut dengan ketidaknyamanan, takut dengan bahaya yang mengancam, takut tidak mampu menyelesaikan masalah, dan lian-lain. Namun walau bagaimanpun, sifat penakut harus dihindari. Karena semakin ia dibiarkan bersama sifat penakutnya, maka ia akan semakin merepotkan kita sebagai orangtuanya.
Berikut beberapa tips dan trik yang wajib Anda pelajari supaya Anda tidak kebablasan memanjakan anak;
1. Hindari Kebiasaan Mendramatisir Kesulitan
Yakinkan pada anak bahwa segala sesuatu bisa ditempuh dengan mudah.
Pernyataan Anak : “Kakak nggak sekolah Ma… Habis teman-temannya pada nakal semua. Kakak nggak mau sekolah lagi.”
Tanggapan yang harus dihindari : “Ooo gitu ya Nak ya? Ya udah, hari ini boleh Kakak libur dulu. Nanti Mama dating ke sekolah. Mama mau bilang sama Bu guru.”
Tanggapan yang sebaiknya diungkapkan : “Memang siapa aja yang nakal sama Kakak? Pertemanan itu biasa Nak… Kakak juga harus belajar berteman yang baik, biar Kakak lebih nyaman di sekolah.”
2. Jangan Pernah Mengafirmasi Traumatik
Kadang-kadang para orang tua sering mengulang-ulang, mengomentari, mengingat kembali kejadian pahit atau pengalaman tidak nyaman yang sempat dialami anak seperti kecelakaan dan lai-lain yang pada akhirnya anak menjadi lemah dan mngingat-ingat terus pengalaman pahitnya. Padahal traumatik itu bisa disembuhkan.
Pernyataan Anak : “Bunda, pokoknya aku nggak mau ikut outbound lagi. Takut jatuh kayak dulu.”
Tanggapan yang harus dihindari : “Mmmm… Kakak masih ingat terus ya sama kejadian tempo hari. Ya udah nggak apa-apa. Kalau Kakak masih takut nggak usah ikut aja.”
Tanggapan yang sebaiknya diungkapkan : “Ooo gitu ya? Tapi khan sekarang belum tentu jatuh. Lebih hati-hati aja. Teman-teman juga pada mau ikut semua kok. Gimana? Berani ya…?”
3. Revisi Semua Pernyataan “Keraguan”
Jangan pernah berhenti membujuk sampai anak merevisi pernyataan keraguan atau ketakutannya. Misalnya, kita belum berhasil memujuk anak (anak laki-laki) sehingga ia mau dikhitan. Ada saja alasan yang diungkapkannya sehingga rencana untuk pelaksanaan khitan tertunda dan tertunda lagi. Nah, sebagai orang tua cerdas, pastika bahwa setiap anak kita memunculkan kalimat-kalimat keraguan, segera tangkis dan luruskan dengan kalimat-kalimat yang lebih optimistis. Ingat, setiap anak itu bisa dikondisikan.
4. Berikan hanya kalimat-kalimat positif yang membangun
Ingat, kalimat-kalimat negatif itu melemahkan. Kalimat-kalimat negatif itu justru membuat anak tak berdaya.
5. Terbukalah untuk menjadi orangtua yang selalu memberi kesempatan.
Pada umumnya, karena alasan ingin segera rapi dan atau dikejar waktu, banyak orang tua yang akhirnya menyelesaikan hal-hal yang sebetulnya bisa dijadikan sebagai media pembelajaran anak. Misalnya merapikan tempat tidur, memakai sepatu, menyiapkan bekal, dll. Bila hal-hal demikian pada akhirnya serba ditangani orang tua, dan kesempatan anak untuk mencoba semakin tipis, maka berpotensilah untuk tampil sebagai pribadi yang serba bergantung.
6. Hindari pencegahan yang berlebihan
Perlu disadari bahwa semakin dicegah apalagi ditekan, maka ada satu ketidakpuasan pada diri anak yang tidak terekspresikan yang sebenarnya bisa ia ledakkan atau lampiaskan pada tempat, waktu, kondisi atau kesempatan yang lain.
7. Berikan Peluang untuk Berkompetisi
Jangan pernah membiarkan anak kita merasa cukup dan merasa puas dengan kemampuan yang dimilikinya. Dan disinilah salah satunya mengapa anak perlu bergaul, bersekolah, mengenal komunitas, dll.
8. Ajak ia beradaptasi di medan yang Menantang
Kehidupan itu, belajar menghadapi tantangan. Dan ini berlaku secara fitrah bagi setiap manusia sejak lahir ke dunia hingga  kematian tiba. Semakin anak berada di zona aman dan terus-menerus berada pada kondisi super nyaman, sesungguhnya akan semakin menyulitkan dirinya untuk menghadapi tantangan hidup dan memiliki imunitas yang sangat lemah.
Semoga bermanfaat. Allohu’alam bish showaab.

sumber
Lengkapnya Klik DISINI

Taujih Hasan Al Banna: Jauhilah 3 Sebab Kekalahan

Hasan Al Banna
وَلَقَدْ كُنْتُ، وَمَا زِلْتُ أَقُوْلُ لِلْإِخْوَانِ فِيْ كُلِّ مُنَاسَبَةٍ أَنَّكُمْ لَنْ تُغْلَبُوْا أَبَدًا مِنْ
أ‌- قِلَّةِ عَدَدِكُمْ
ب‌- وَلَا مِنْ ضَعْفِ وَسَائِلِكُمْ
ت‌- وَلَا مِنْ كَثْرَةِ خُصُوْمِكُمْ
ث‌- وَلَا مِنْ تَآلُبِ الْأَعْدَاءِ عَلَيْكُمْ، وَلَوْ تُجْمِعُ أَهْلُ الْأَرْضِ جَمِيْعًا، مَا اسْتَطَاعُوْا أَنْ يَنَالُوْا مِنْكُمْ إِلَّا مَا كَتَبَ اللهُ عَلَيْكُم
 
وَلَكِنَّكُمْ تُغْلَبُوْنَ أَشْنَعَ الْغَلَبِ، وَتَفْقِدُوْنَ كُلَّ مَا يَتَّصِلُ بِالنَّصْرِ، بِسَبَبِ إِذَا
أ‌- فَسَدَتْ قُلُوْبُكُمْ
ب‌- وَلَمْ يُصْلِحِ اللهُ أَعْمَالَكُمْ
ت‌- أَوْ إِذَا تَفَرَّقَتْ كَلِمَتُكُمْ، وَاخْتَلَفَتْ آرَاؤُكُمْ

أَمَّا مَا دُمْتُمْ
أ‌- عَلَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ
ب‌- مُتَّجَهٍ إِلَى اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
ت‌- آَخِذٍ فِيْ سَبِيْلِ طَاعَتِهِ
ث‌- سَائِرٍ عَلَى نَهْجِ مَرْضَاتِهِ

فَلَا تَهِنُوْا أَبَدًا، وَلَا تَحْزَنُوْا أَبَدًا، وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ شَاءَ اللهُ، وَاللَّهُ مَعَكُمْ وَلَنْ يَتِرَكُمْ أَعْمَالَكُمْ


Semenjak dulu, dan sampai sekarang, saya selalu katakan kepada Ikhwan, dalam setiap momentum: bahwa kalian selamanya tidak akan terkalahkan karena:
1. Sedikitnya jumlah kalian,
2. Lemahnya sarana kalian,
3. Banyaknya musuh kalian,
4. Konspirasi para musuh kalian, dan seandainya seluruh penghuni bumi bersepakat, mereka tidak akan mampu menimpakan apa pun kepada kalian kecuali yang telah ditetapkan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Namun, kalian terkalahkan dengan seburuk-buruk kekalahan, dan kalian kehilangan segala yang berhubungan dengan kemenangan, disebabkan jika:
1. Hati kalian telah rusak,
2. Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak lagi memperbaiki amal kalian,
3. Atau kalimat kalian telah terpecah belah, dan pandangan kalian telah saling berselisih

Adapun jika kalian selalu
1. Satu hati,
2. Berorientasi kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala,
3. Berjalan pada jalan ketaatan kepada-Nya,
4. Berjalan di atas manhaj meraih ridha-Nya

Maka, kalian tidaklah menjadi hina selamanya, tidaklah menjadi sedih selamanya, dan kalian selalu berada pada posisi tertinggi insyaAllah, dan Allah Subhanahu wa Ta'ala akan selalu bersama kalian,

وَاللَّهُ مَعَكُمْ وَلَنْ يَتِرَكُمْ أَعْمَالَكُمْ
“dan sama sekali Dia tidaklah akan mengurangi pahala kalian” (QS. Muhammad: 35)

Sumber:
Kitab Manhaj Ishlah wat-Taghyir (كتاب منهج الإصلاح والتغيير), hal. 35
Ditulis ulang oleh Tajul Arifin


http://www.bersamadakwah.com/2013/09/taujih-hasan-al-banna-jauhilah-3-sebab.html
Lengkapnya Klik DISINI

Hari ini Sangat Indah dan Saya Tidak Bisa Melihatnya

Disuatu pagi, ada seorang anak kecil tengah duduk di depan sebuah gedung perkantoran. Tangannya memegang sebuah topi dan di sebelahnya ada sebuah papan tulis yang bertulisan “Saya buta, dan tolong kasihani saya”.
Ada seorang pria muda melintas di depan anak tersebut. Pria itu kemudian berhenti dan menatap si anak serta papan tulis yang berada di sebelahnya. Ia kemudian merogoh selembar uang dan meletakkannya ke dalam topi si anak. Sejenak ia terdiam memandang papan tulis yang ada di samping anak itu, kemudian ia menghapus dan mengganti tulisannya dengan sebuah kalimat lain.
Beberapa lama kemudian, tampak topi yang dipegang anak tersebut mulai banyak terisi. Hampir setiap orang yang lewat berhenti dan memberinya uang.
Sore telah tiba, dan pria yang telah merubah tulisan tadi kembali melintas di depan anak tersebut. Si anak yang mengenal langkah kaki pria itu berusaha menghentikannya, “Bukankan anda yang telah mengubah tulisan di papan ini tadi pagi, sebenarnya apa yang anda tulis?” tannya anak itu.
Pria itu menjawab, “Saya menulis sebuah kenyataan, saya menulis apa yang kamu tulis tapi dengan cara  sedikit berbeda. Aku menulis: Hari ini sangat indah dan saya tidak bisa melihatnya.
***
Dan Dia-lah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur (Al-Mu’minun: 78)
Lengkapnya Klik DISINI

TIGA Langkah Menulis

Semua orang yang pernah menempuh pendidikan pasti bisa menulis, namun ternyata masih sangat sedikit orang membuat karya tulis. Padahal menjadi penulis itu tidak sulit, hanya memerlukan TIGA langkah saja.

Langkah Pertama: Modal Menjadi Penulis

Modal untuk menulis bukanlah bakat. Lewat pembelajaran yang tekun, bakat bukan pemegang kunci utama. Menurut Naning Pranoto dalam buku “24 Jam Creative Writing” modal menjadi penulis ada enam. Modal Pertama adalah tekad mantap dan  mau melakukan praktik menulis secara berkesinambungan.

Kedua, banyak membaca berbagai buku untuk menambah pengetahuan dan memperluas wawasan. Ketiga, banyak bergaul atau bersosialisasi untuk menyelami kehidupan yang lebih baik. Keempat, mempelajari bahasa dan memahami berbagai kosakata sebagai media menulis. Kelima, mempunyai sarana untuk menulis. Misalnya, komputer atau laptop. Jika tidak, pakai buku tulis atau kertas belanja pun jadi. Keenam, bertekad kuat menulis karya bermutu.

Langkah Kedua: Memulai Menulis

Bagaimana cara memulai menulis? Tentukan dulu materi yang akan ditulis. Apa pun yang ada pada diri kita atau ada di sekitar kita bisa menjadi bahan tulisan. Ibarat pohon, ada dua cabang utama penulisan kreatif, yakni fiksi dan nonfiksi. Fiksi merupakan sebuah karya berbentuk karangan yang dihasilkan dengan cara mengkhayal atau berimajinasi dalam pikiran. Bisa memadukan antara fakta dan imajinasi. Buku Laskar Pelangi berangkat dari pengalaman pribadi penulisnya, Andrea Hirata. Laskar Pelangi merupakan karya fiksi berbentuk novel. Fiksi lainnya antara lain cerpen, legenda, dongeng, naskah drama, skenario film, lirik lagu, puisi, dan seterusnya.

Sedangkan non fiksi adalah sebuah tulisan atau karangan yang dihasilkan dalam bentuk cerita nyata atau faktual. Atau, cerita kehidupan sehari-hari yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Isi tulisan nonfiksi bukan fiktif, bukan hasil imajinasi atau rekaan penulisnya. Contohnya adalah artikel ilmiah, opini, resensi buku, ilmiah populer, skripsi, tesis, dan tulisan-tulisan yang berisi pengalaman pribadi penulisnya.

Ingat : tentukan pangsa pasar yang hendak anda inginkan dengan tulisan itu. Tentukan pula tujuan dari penulisan yang anda lakukan.

Secara teknis, menulis bisa dimulai dari mana saja. Bahkan, bila ingin memulai dengan mengumpat, menjerit, menangis, atau bersyukur. Letupkan saja emosi Anda, jangan ditahan. Anda bisa curhat lewat tulisan. Di bagian akhir, barulah Anda perbaiki kata-kata yang sekiranya kasar.

Bagi seorang karyawan atau pegawai, tiap saat ia bisa menuliskan kepenatannya pada suasana kantor. Misalnya ketidaksukaan pada pimpinan atau pada teman kerja. Menurut Naning Pranoto, cara itu bisa mengurangi 70 % dari beban mental. Jika persoalan kantor ditulis dengan baik, tidak mustahil menjadi tulisan yang menarik. Bahkan bisa jadi buku tentang bagaimana mengatasi persoalan di kantor. Tulisan ini termasuk kategori nonfiksi. Bila ingin berimajinasi tentang situasi hati Anda, bisa dikembangkan menjadi fiksi. Mulailah menulis tentang ganjalan hati anda di tempat kerja.

Aktivitas keseharian ibu-ibu juga menarik menjadi bahan tulisan. Misalnya mempunyai anak yang berhasil menjadi sarjana, bisa dituliskan bagaimana cara mendidik anak sampai sukses. Bila ada 10 orang ibu menulis pengalamannya, pasti bisa menjadi buku. Pengalaman masing-masing ibu pasti berbeda sehingga bisa memberi inspirasi dan motivasi bagi pembaca. Mulailah menulis dengan menceritakan suka duka dalam mendidik anak hingga sarjana.

Bahkan aktivitas belanja yang biasa dilakukan ibu-ibu bisa menjadi materi tulisan yang menarik. Contohnya buku “Miss Jinjing, Belanja Sampai Mati” yang ditulis berdasarkan catatan harian penulisnya –Amelia Masniari– tentang pengalaman berbelanja, yang semula ditulis di blog pribadi. Termasuk tulisan tentang kegiatan arisan. Misalnya dalam arisan itu ada kegiatan lain yang bermanfaat. Arisan tak hanya ngerumpi tapi ada kegiatan yang bermakna. Kumpulan resep masakan pun bisa menjadi bahan tulisan.

Sangat penting untuk diperhatikan, menulislah dengan baik. Bukan asal menulis. Ada banyak gaya orang menulis, apalagi dengan semakin populernya jejaring sosial, bahasa dan kalimat yang digunakan sangat beragam. Menulis yang baik itu adalah sebuah proses. Meliputi pemilihan kosa kata, kalimat, dan tanda baca yang baik. Termasuk cara membuat judul dan subjudul yang baik. Pada titik tertentu dari keinginan untuk menulis, Anda bisa belajar menulis di lembaga-lembaga bahasa dan penulisan.

Untuk bisa menulis yang bak, bisa juga dilakukan dengan dialog dan menimba pengalaman kreatif dari para pengarang dan penulis yang telah berkarya. Bisa juga bisa belajar sendiri melalui buku-buku teori creative writing. Dan yang paling penting adalah belajar lewat pengalaman menulis. Semakin rajin meluangkan waktu menulis, Anda pun akan bisa menulis dengan baik.

Langkah Ketiga: Sosialisasi dan Promosi Karya

Setelah tulisan selesai, Anda perlu menyosialisasikan tulisan tersebut. Penulis merasa bahagia apabila tulisannya dibaca dan diapresiasi orang lain. Cara paling gampang dan sederhana untuk keperluan ini adalah membikin blog pribadi. Banyak contoh tulisan-tulisan yang menarik di blog akhirnya diterbitkan menjadi buku laris. Dengan menyosialisasikan tulisan atau bagian tulisan di dalam blog, maka akan membuka ruang dialog dengan banyak kalangan, sekaligus bisa melihat respon pasar.

Promosi karya tulis sudah menjadi sebuah keharusan. Seringkali promosi dari penerbit sangat minimalis dengan alasan biaya, maka penulis ikut berjuang untuk mengenalkan karyanya kepada khalayak. Jangan biarkan buku Anda “bertarung” sendirian di toko buku. Cara paling mudah juga lewat jejaring sosial dan teknologi informasi, seperti Facebook, Twitter, email, BBM dan SMS. Tidak perlu ragu dan malu untuk mengirim pesan melalui media jejaring sosial dan teknologi informasi kepada masyarakat untuk mempromosikan karya kita.

Sumber:

Lengkapnya Klik DISINI

Bahaya Kencing Berdiri, Laki-Laki Perlu Tahu

Bagi kebanyakn pria, kencing berdiri seperti sudah menjadi kebiasaan. Bahkan di wc umum khusus pria, tempat yang disediakan berupa tempat kencing berdiri. Salah satu alasan pria kencing berdiri adalah memudahkan saat membuka celana dan bisa lebih cepat.

Rasul Mengajarkan Kencing Sambil Jongkok

Dalam ajaran Islam sendiri, Rasulullah mengajarkan umatnya untuk tidak kencing sambil berdiri. Alasan utamanya adalah agar najis dari air seni tidak terkena tubuh. karena dengan kencing sambil berdiri percikan jatuhnya air seni ke tanah akan lebih jauh sehingga akan memerciki badan bahkan bisa terkena pakaian/ celana tanpa kita ketahui. Untuk mencegah terkena najis ini maka kencing sambil jongkok adalah pilihan terbaik.  Selain itu kebanyakan orang yang kencing berdiri, lalu mereka mendirikan shalat, saat ruku' atu sujud kadang terasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluannya, itulah sisa air kencing yang tidak keluar saat kencing berdiri, sehingga menyebabkan shalatnya tidak sah.

Kencing Berdiri Menimbulkan Penyakit

bahaya kencing berdiri
Namun kini setelah berkembangnya ilmu medis banyak ilmuwan yang meneliti tentang berbagai penyebab penyakit. salah satunya adalah penyakit kencing batu. Dari beberapa media online disebutkan bahwa kencing sambil berdiri merupakan salah satu penyebab utama timbulnya kencing baru. Selain itu kencing berdiri juga menjadi salah satu penyebab penyakit lemah syahwat bagi sebagian pria.
Kebiasaan orang kencing berdiri akan mudah lemah bathin, karena sisa-sisa air dalam pundit-pundi yang tidak habis terpancar menjadikan kelenjar otot-otot dan urat halus sekitar zakar menjadi lembek dan kendur. Berbeda dengan buang air jongkok, dalam keadaan bertinggung tulang paha di kiri dan kanan merenggangkan himpitan buah zakar. Ini memudahkan air kencing mudah mengalir habis dan memudahkan untuk menekan pangkal buah zakar sambil berdehem-dehem. Dengan cara ini, air kencing akan keluar hingga habis, malahan dengan cara ini kekuatan sekitar otot zakar terpelihara.
Ketika buang air kencing berdiri ada rasa tidak puas, karena masih ada sisa air dalam kantong dan telur zakar di bawah batang zakar. Ia berkemungkinan besar menyebabkan kencing batu. Kenyataan membuktikan bahwa batu karang yang berada dalam ginjal atau kantong seni dan telur zakar adalah disebabkan oleh sisa-sisa air kencing yang tak habis terpencar. Endapan demi endapan akhirnya mengkristal/mengeras seperti batu karang.

Tips saat di WC

Gunakan alas kaki

Menurut penelitian di Amerika di dalam kamar mandi/WC ada sejenis virus dengan type Americanus yang masuk lewat telapak kaki orang yang ada di WC tersebut. Dengan proses waktu yang panjang virus tersebut naik ke atas tubuh dan ke kepala merusak jaringan otak yang menyebabkna otak lemah tak mampu lagi mengingat, blank semua memori otak sehingga pikun. Sandal hendaknya diletakkan di luar WC, jangan di dalam WC, karena semakin kotor, lembab dan tak mengenai sasaran kebesihan.

Buang Air sambil jongkok

Buang air jongkok (tidak berdiri jika tidak terpaksa/darurat). Agar kotoran bisa keluar tuntas sehingga tidak menjadi penyebab kencing batu maupun lemah syahwat.

Jangan merancang/merencanakan sesuatu di WC. 

Nabi sangat melarang merencanakan atau membuat suatu rencana/ide/inspirasi di dalam WC, karena WC adalah markaznya syetan sebagaimana doa kita ketika hendak masuk WC: "Allahumma inni a'udzubika minal khubutsi wal khabaits", Yaa Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan syetan laki-laki maupun perempuan". Karena dikhawatirkan rencana/ide/inspirasi yang didapat berasal dari bisikan syetan yang kelihatannya baik tapi setelah dijalankan ternyata banyak mudharat/keburukannya. Begitu juga setelah keluar WC, baca istighfar dan doa keluar WC. Secara adab dan budaya pun sangat tidak baik, masa sambil buang kotoran mencari ide/inspirasi atau merencanakan sesuatu yang baik apalagi sesuatu itu menyangkut hajat hidup orang banyak. Disunnahkan juga untuk menyegerakan keluar WC apabila hajat sudah selesai, bukan malah bernyanyi-nyanyi apalagi sambil baca buku atau Koran. (sumber:siapasajabisa.blogspot)
Lengkapnya Klik DISINI

Situs Intelijen Australia Rontok Dibombardir Hacker Indonesia

Situs intelijen Australia rontok dibombardir hacker Indonesia - ilustrasiSitus resmi Badan Intelijen Australia atau Australian Intelligence Service akhirnya rontok. Situs yang beralamat di www.asis.gov.au itu mati total setelah diserang oleh hacker Indonesia, Jum’at (8/11) malam.

Menurut Indonesia ICT Institute, seperti dilansir Merdeka.com, sempat beberapa hacker kebingungan soal sasaran apa yang akan dituju terkait rencana mereka membombardir situs-situs pemerintah Australian. Jika sebelumnya begitu banyak situs yang diganti tampilannya alias di deface, agaknya serangan kemudian difokuskan ke situs yang berpengaruh.

Apalagi, banyak pihak mengatakan bahwa situs yang diretas sebelumnya tidak berkualitas, padahal hacker Indonesia saat ini diakui kualitasnya sebagai peretas nomor satu di dunia. Selain situs www.asis.gov.au, ada situs intelijen lain yang sempat disasar, tapi kemudian akhirnya mengarah ke situs ini.

Situs www.asis.gov.au yang diserang hacker-hacker Indonesia ini terlihat sempat pingsan sebelum akhirnya mati total. Situs yang dibuat down oleh para peretas Indonesia sesekali hidup kembali.

Kondisi situs ini bisa dilihat di status.ws untuk mengetahui situs-situs apa saja yang down dan terlihat situs vital Australia ini beberapa kali down, sampai terlihat bahwa situs ini tidak bisa dibuka.

Seperti diumumkan sebelumnya, serangan dari hacker Indonesia merupakan pembalasan atas penyadapan yang dilakukan pemerintah Australia terhadap jaringan internet Indonesia. [AM/bersamadakwah]
Lengkapnya Klik DISINI
Recent Post widget Inspirasi Rabbani

Menuju

Blog Tetangga

Blog Tetangga
Klik Gambar untuk Berkunjung

Luwuk Banggai SULTENG

Luwuk Banggai SULTENG
ebeeee......