Assalamu Alaikum, Selamat datang Saudaraku. Semoga BLOG ini bermanfaat dan harapan kami agar Anda sering datang berkunjung. Wassalam. ==> YAHYA AYYASY <==

Kenapa Mesti TERORIS | Kultwit @fahrihamzah

  1. Rasulullah SAW bersabda : “Seorang mukmin yang bergabung dengan manusia dan dia sabar atas keusilan mereka…(Bersambung)
  2. ..jauh lebih utama daripada seorang mukmin yang tidak bisa bergaul dengan mereka dan tidak sabar atas keusilan mereka.(HR. Ahmad)
  3. Jika berbicara #Teroris, mereka sebagiannya berasal dari orang yg tdak sabar dengan “keusilan” manusia.
  4. Kalau #Diktator adalah orang yang tak sabar dengan “keusilan” rakyat. Lalu mengambil jalan represif.
  5. Hadits itu menggambarkan keutamaan orang dewasa, orang yg dadanya lapang dan tidak gampang marah. Penuh perhitungan.
  6. Pemimpin dan Rakyat memerlukan tingkat kedewasaan tertentu.Ini memang perlu waktu. Tapi pemimpin darurat. Segera!
  7. Keusilan rakyat banyak adalah energi yang lahir dari kreatifitas, dia adalah buah kebebasan.bukan untuk ditakuti tapi dikelola.
  8. Itu sebabnya pemimpin tidak cukup hanya dewasa tetapi juga harus punya tingkat kecerdasan yg memadai untuk mengelola.
  9. Sementara itu, kedewasan rakyat bersumber pada tingkat pengetahuan. Tetapi pemimpin dapat menjadi sumber-nya yg terbesar.
  10. Tingkat kedewasaan suatu bangsa adalah ukuran capaian peradaban bangsa itu. Rakyat dan pemimpin adalah komponen terbesarnya.
  11. Kembali ke hadits tadi, sy tdk bisa mengerti kenapa banyak orang yg bersimbol agama; kurang sabar?
  12. Ada hadits lagi,”Dalam jasad kita ada segumpal daging, kalau baik baik seluruhnya dan sebaliknya, dialah hati”.
  13. Rupanya, indikator kebaikan itu sembunyi di dalam jasad. Jadi yg tampak itu apa? Itu misteri?
  14. Ada kisah masuk nerakanya 3 pembuat kebaikan: pembaca alqur’an, dermawan dan pahlawan perang.
  15. Di mahkamah Tuhan kelak terbaca bahwa Pembaca qur’an itu membaca-nya untuk kepentingan pujian dan popularitas. Bukan Tuhan.
  16. Di mahkamah Tuhan, terbaca kedermawanan itu untuk kebanggaan diri dan lagi2 popularitas. Tidak ada keikhlasan memberi.
  17. Dan mereka yang berjuang di medan jihad, lalu mati. Kita menyebutnya syuhada tetapi Mahkamah Tuhan bicara lain.
  18. Kisah2 Mahkamah Tuhan itu saya kutip dari pengajian HalalbiHalal Tuan Guru Haji Muharrar Mahfudz. Di DPW PKS pagi ini.
  19. Maka, agama tidak bisa kita manipulasi dengan simbol semata, meski simbol itu sendiri diperlukan.
  20. Dan menjadi bagian dari kebaikan itu adalah membaca apakah agama kita telah membuat kita jadi orang baik?
  21. Di sebagian kecil mereka yang memahami agama secara tertutup, mereka tdk perduli hubungan manusiawi, tdk ada kesabaran.
  22. Itu sebab-nya mereka mudah diprovokasi dan bahkan “digarap” oleh operasi intelijen.
  23. Tapi, kerja #BNPT dan #Densus88 juga harus diawasi sebab jangan sampai keluguan mereka disalahgunakan.
  24. Negara harus dicegah menjadikan proyek “war on terror”-nya kaum neocons kepada rakyat Indonesia yg salah jalan.
  25. Perang barat kepada teroris bukan perang kita. Kita menghadapi kebodohan dan kemiskinan serta frustrasi kepada pemimpin.
  26. Seperti juga perang melawan korupsi. Terorisme juga memerlukan strategi kebudayaan di samping penegakan hukum.
  27. Tanda2 kegagalan itu muncul kalau, seperti #KPK, pihak #BNPT dan #Densus88 selalu bilang #Teroris telah melakukan “regenerasi”.
  28. Kata2 “regenarasi” #Koruptor atau #Teroris itu sama2 tidak bertanggungjawab. Motifnya perlu dicurigai.
  29. Sebagai pengawas pemerintahan, saya selalu curiga kepada negara yang melakukan perpanjangan proyek pembiayaan dalam APBN.
  30. Negara hadir untuk mengatasi bukan untuk memperpanjang masalah rakyat. Wallahua’alam. (Sekian).
Sumber : http://www.pkspiyungan.org/2012/09/kenapa-mesti-teroris-kultwit-fahrihamzah.html

0 Komentar:

Posting Komentar

Kehormatan buat kami jika selesai baca Anda beri komentar atas Artikel ini....tapi, Mohon Maaf kawan Komentarnya yang sopan ya....he..he..he..

Recent Post widget Inspirasi Rabbani

Menuju

Blog Tetangga

Blog Tetangga
Klik Gambar untuk Berkunjung

Luwuk Banggai SULTENG

Luwuk Banggai SULTENG
ebeeee......